Mayoritas Warga Kabandungan Bergantung pada Pertanian, Cuaca Jadi Tantangan Utama

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sebagian besar masyarakat di Kecamatan Kabandungan masih menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Kondisi geografis yang didominasi dataran dan lereng perbukitan menjadikan aktivitas bertani sebagai mata pencaharian utama warga.

Kecamatan terbesar di wilayah Kabupaten Sukabumi ini terdiri dari enam desa, yakni Cianaga, Tugubandung, Cihamerang, Cipeuteuy, Mekarjaya, dan Kabandungan. Dengan jumlah penduduk sekitar 40.000 jiwa, mayoritas merupakan warga asli daerah yang telah lama menetap dan bekerja sebagai petani maupun buruh tani.
Asep (45), seorang petani asal Desa Cipeuteuy, mengatakan bahwa bertani sudah menjadi pekerjaan turun-temurun bagi warga setempat.
Dari dulu mayoritas warga di sini memang bertani. Hasilnya biasanya padi, sayuran, sama buah-buahan,” ujarnya. Selasa (5/5/26).
Selain bertani, sebagian warga juga bekerja sebagai buruh bangunan, pegawai, hingga tenaga di bidang pendidikan. Namun, sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.
Di sektor peternakan, warga umumnya memelihara domba dan ayam. Dede (38), warga Desa Tugubandung, menyebutkan bahwa usaha ternak domba cukup membantu perekonomian keluarga.Kalau domba biasanya dipelihara sendiri atau kelompok. Lumayan buat tambahan penghasilan,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa peternakan ayam sebagian dijalankan melalui sistem kemitraan dengan pengusaha dari luar daerah. Meski demikian, para petani menghadapi tantangan serius akibat cuaca yang tidak menentu. Hujan yang turun sepanjang hari sering menghambat aktivitas mereka di sawah.
“Kalau hujan terus dari pagi sampai malam, kami tidak bisa kerja. Panen jadi terlambat, bahkan kadang gagal,” ungkap Asep.

Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya hasil pertanian dan berpengaruh terhadap perekonomian warga. Untuk mengatasi keterbatasan lahan, masyarakat memanfaatkan sistem terasering. Sawah berundak yang banyak terlihat di wilayah ini merupakan hasil gotong royong warga setempat. Selain dikenal sebagai daerah pertanian, Kabandungan juga memiliki potensi wisata alam yang mulai berkembang. Salah satunya adalah kawasan perkebunan teh Holipet yang menawarkan pemandangan indah, terutama saat matahari terbenam.
Di kawasan tersebut juga terdapat objek wisata air terjun seperti Curug Sentral dan Curug Tilu yang dikelola oleh masyarakat setempat.
Rina (30), salah satu warga yang terlibat dalam pengelolaan wisata, mengatakan bahwa keberadaan wisata alam mulai memberikan dampak positif.
“Sekarang sudah banyak pengunjung dari luar daerah. Ini bisa menambah penghasilan warga juga,” ujarnya. Dengan potensi alam yang melimpah dan budaya gotong royong yang masih kuat, Kecamatan Kabandungan tidak hanya menjadi daerah agraris, tetapi juga mulai berkembang sebagai destinasi wisata berbasis alam di Sukabumi.

Berita Terkait

Upacara Peringatan HUT Ke-81 TNI Tingkat Kabupaten Sukabumi Tahun 2026
Pemerintah Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat HUT ke 81 TNI 2026
Raperda APBD 2027 Dibahas, Pemkab Sukabumi Tekankan Efisiensi dan Manfaat Anggaran
Selamat Hari Kesaktian Pancasila 2026
Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sukabumi Ajak Perkuat Persatuan dan Kesatuan
Buka Festival Bonsai di Jampangtengah, Bupati: Bonsai Berpotensi Dukung Ekonomi Kreatif dan Pariwisata
Ngalongok Dulur di Lembur Hadirkan Bakti Sosial dan Pelayanan Publik
Rapat Paripurna DPRD, Raperda Perubahan APBD 2026 Resmi Disepakati

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Upacara Peringatan HUT Ke-81 TNI Tingkat Kabupaten Sukabumi Tahun 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Pemerintah Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat HUT ke 81 TNI 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Raperda APBD 2027 Dibahas, Pemkab Sukabumi Tekankan Efisiensi dan Manfaat Anggaran

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Selamat Hari Kesaktian Pancasila 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sukabumi Ajak Perkuat Persatuan dan Kesatuan

Berita Terbaru

Daerah

Selamat Hari Kesaktian Pancasila 2026

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:12 WIB