Desa Cidahu Sukabumi, Surga Alam di Kaki Gunung Salak

Jumat, 3 April 2026 - 05:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Desa Cidahu merupakan salah satu kawasan yang berada di kaki Gunung Salak dengan keindahan alam yang memukau. Desa ini menawarkan panorama asri, kontur tanah yang bervariasi, serta kekayaan sumber daya alam yang belum sepenuhnya dieksplorasi. Dengan daya tarik tersebut, Cidahu semakin dikenal sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Barat.

Secara geografis, Desa Cidahu terletak di bagian barat daya Kabupaten Sukabumi, pada koordinat 6°43′ LS dan 106°45′ BT, dengan ketinggian sekitar 800–1.200 meter di atas permukaan laut. Letaknya yang berada di kawasan pegunungan membuat suhu udara di desa ini berkisar antara 16–26°C, sehingga menghadirkan suasana sejuk yang ideal untuk relaksasi. Selain itu, Cidahu berbatasan langsung dengan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, menjadikannya pintu gerbang bagi wisatawan yang ingin menjelajahi kawasan konservasi tersebut.

Topografi Desa Cidahu didominasi oleh perbukitan dan lembah dengan kontur tanah berundak-undak. Lanskap terasering yang terbentuk tidak hanya berfungsi untuk pertanian, tetapi juga membantu mencegah erosi. Di beberapa wilayah, aliran sungai kecil mengalir di antara lembah, menciptakan suasana alami yang menenangkan dan mendukung sistem irigasi.

Jenis tanah di Cidahu sebagian besar adalah andosol, yaitu tanah hasil aktivitas vulkanik Gunung Salak yang dikenal subur. Kondisi ini dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kegiatan pertanian, seperti menanam padi, sayuran, dan tanaman hortikultura lainnya. Di bagian barat dan utara desa terdapat lereng yang lebih curam menuju kawasan hutan pegunungan, sedangkan bagian timur dan selatan cenderung lebih landai dan dimanfaatkan sebagai lahan pertanian serta permukiman.

Keindahan alam Cidahu juga didukung oleh keberadaan berbagai objek wisata air terjun, seperti Curug Sawer, Curug Cempaka, dan Curug Dua Undak. Jalur trekking menuju lokasi tersebut menyuguhkan pemandangan perbukitan hijau dan suara gemericik air yang menenangkan, menjadikannya daya tarik utama bagi wisatawan.

Dari segi keanekaragaman hayati, kawasan ini menjadi habitat berbagai flora dan fauna khas hutan tropis. Beberapa jenis burung seperti elang Jawa dan elang ular bido sering terlihat di area ini. Vegetasi seperti pohon rasamala, meranti, pakis, hingga tanaman kecubung turut memperkaya ekosistem yang ada. Selain itu, hamparan sawah terasering dengan latar belakang Gunung Salak menjadi ikon visual yang sering dimanfaatkan sebagai objek fotografi, terutama saat pagi hari ketika kabut tipis menyelimuti lembah.

Potensi alam yang dimiliki Desa Cidahu membuka peluang besar untuk pengembangan wisata berbasis alam atau ekowisata. Kegiatan seperti trekking, camping, edukasi lingkungan, hingga wisata konservasi dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Masyarakat setempat pun mulai mengelola potensi tersebut melalui berbagai fasilitas wisata, seperti camping ground dan villa alam. Salah satunya adalah Camp Nusantara Cidahu yang menawarkan pengalaman berkemah dengan suasana pegunungan yang asri.

Dengan kekayaan alam, keanekaragaman hayati, serta dukungan masyarakat lokal, Desa Cidahu memiliki prospek besar untuk terus berkembang sebagai destinasi wisata yang tidak hanya menarik, tetapi juga berkelanjutan.

 

Berita Terkait

Bupati Sukabumi Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Dorong Akses dan Aktivitas Ekonomi Warga
Polres Sukabumi Sita Puluhan Ribu Obat Berbahaya dan Ribuan Botol Miras, 19 Pelaku Diamankan
Angka Stunting Terus Menurun, Pemkab Sukabumi Bidik Prevalensi hingga 12,5 Persen
Pelantikan 327 Pejabat Jadi Langkah Pemkab Sukabumi Perkuat Birokrasi dan Pelayanan Publi
Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya Jadi Perhatian DPR RI, Pemkab Pastikan Pemulihan Berkelanjutan
AKBP Benny Cahyadi Resmi Jabat Kapolres Sukabumi, Lanjutkan Pengabdian untuk Masyarakat
Bupati Sukabumi Sambut Kapolres Baru, Perkuat Sinergi Demi Keamanan dan Pembangunan
Wabup Sukabumi Buka Syukuran Hari Nelayan ke-69, Tegaskan Pentingnya Melestarikan Warisan Budaya

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bupati Sukabumi Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Dorong Akses dan Aktivitas Ekonomi Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Polres Sukabumi Sita Puluhan Ribu Obat Berbahaya dan Ribuan Botol Miras, 19 Pelaku Diamankan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:14 WIB

Angka Stunting Terus Menurun, Pemkab Sukabumi Bidik Prevalensi hingga 12,5 Persen

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Pelantikan 327 Pejabat Jadi Langkah Pemkab Sukabumi Perkuat Birokrasi dan Pelayanan Publi

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:12 WIB

Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya Jadi Perhatian DPR RI, Pemkab Pastikan Pemulihan Berkelanjutan

Berita Terbaru