Cicantayan Sukabumi, dari Manggis dan Bata Merah Menuju Wisata Berbasis Desa

Kamis, 2 April 2026 - 05:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menyebut Cicantayan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, maka yang seringkali diingat adalah manggis dan bata merah. Ini adalah dua komoditas usaha rakyat yang melambungkan nama Cicantayan yang kekinian tengah dirancang  menjadi kawasan wisata berbasis desa.

Untuk manggis, setidaknya ada dua desa yang menjadi sentra penghasil utamanya yaitu Cimanggis dan Hegarmana. Dimana dari kedua desa ini manggis tak hanya menyebar ke seluruh Indonesia tapi juga diekspor hingga mancanegara, Thailand dan China.

Sementara untuk Bata Merah, Camat Cicantayan Sendi Apriandi kepada sukabumiupdate.com beberapa waktu lalu menyebut pelaku usaha ini terus bertambah, mencapai lebih dari 100 pengrajin. Sempat khawatir terbenam dengan kemunculan bata putih (hebel), ternyata bata merah khususnya dari Cicantayan Sukabumi tetap diminati konsumen.

Namun dua komoditas ini tentu sulit untuk dikembangkan secara masif. Manggis terbentur lahan untuk penambahan luasan perkebunan, sedangkan bata merah selama ini bahan baku utamanya sangat tergantung dengan limbah pertambangan tambang yang tentu dimasa mendatang sulit dikembangkan.

Pemerintah Kecamatan Cicantayan harus mencari dan mencoba sektor lain yang bisa dikembangkan oleh semua desa yang ada di wilayah tersebut. Pariwisata menjadi pilihan utama karena dari 8 Desa yang ada di Cicantayan, ternyata semuanya memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai objek wisata.

Setidaknya pilihan ini menurut Sandi, selaras dengan 6 keunggulan yang dimiliki Kecamatan Cicantayan, yaitu;

1. Kesadaran sosial, dimana warga Cicantayan kaya akan kekayaan alam dan sosiohumaniora. Menurut camat, warga Cicantayan itu manut, adaptasi tinggi, mempertahankan budaya tanpa harus tertinggal oleh zaman.

2. Posisi Cicantayan cukup dekat dengan pusat keramaian. Sehingga berharap bisa menjadi simpul atau transif bagi masyarakat yang mau beraktivitas ke pusat keramaian (kota sukabumi) dan ibu kota Sukabumi Utara nantinya (Cibadak).

3. Inisiatif Kolektif, dimana ada ikatan kebersamaan antara kecamatan, desa, masyarakat.

4. Fragmen Ruang Aktivitas. Saat ini Cicantayan mulai memiliki banyak varian yang luar biasa. banyak. dari masing-masing desa. setiap desa punya varian yang berbeda. geografi ada gunung, sungai, hutan pendidikan, potensi tambang dll

5. Kelembagaan aktif. Keberadaan bumdes, koperasi, berbagai institusi yang ada, baik negeri maupun swasta

6 Memiliki event potensi.

“Dengan 6 keunggulan ini, kami berhadap Cicantayan bersinergis dengan program Kabupaten Sukabumi (RPJMD). Diantaranya pariwisata, ekonomi mikro, optimalisasi tenaga serapan, ketahanan pangan, laju investasi dan kesesuaian daya dukung lingkungan hidup,” ungkap Sandi Apriandi.

 

photoCamat Cicantayan Sendi Apriandi – (dok Pemerintah Kecamatan Cicantayan)</span

 

Mewujudkan desa wisata menjadi konsensus atau kesepakatan bersama warga sebagai solusi sejumlah permasalahan yang selama ini muncul. Mulai dari masalah sosial, kemiskinan hingga infrastruktur, seperti jalan rusak dan lainnya.

“Masih banyak ruang yang bisa dioptimalkan. Misal jalan dari dulu rusak, tidak pernah baik. Di Sisi lainnya kita masih menghadapi pandemi sehingga anggara infrastruktur digeser. Akhirnya muncul kesimpulan menjadikan salah satu program pemerintah, titik poin pembangunan ke depan diantaranya pembangunan desa-desa wisata,” beber Camat Cicantayan.

Dengan enam keunggulan tersebut, Februari 2019 silam program pembangunan desa wisata diluncurkan di Cicantayan. Pariwisata menjadi strategi untuk menciptakan pembangunan, dengan gerakan awal bernama Wonder Saba Cicantayan, yang artinya saminggu nyaba di Cicantayan.

Semua komponen berkeliling dan mengeksplor. Komunitas pusaka cinta (paguyuban saba kecamatan cicantayan) berisi warga dengan komitmen membangun Cicantayan, baik pribumi maupun dari luar memulai gerakan ini.

Berita Terkait

Upacara Peringatan HUT Ke-81 TNI Tingkat Kabupaten Sukabumi Tahun 2026
Pemerintah Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat HUT ke 81 TNI 2026
Raperda APBD 2027 Dibahas, Pemkab Sukabumi Tekankan Efisiensi dan Manfaat Anggaran
Selamat Hari Kesaktian Pancasila 2026
Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sukabumi Ajak Perkuat Persatuan dan Kesatuan
Buka Festival Bonsai di Jampangtengah, Bupati: Bonsai Berpotensi Dukung Ekonomi Kreatif dan Pariwisata
Ngalongok Dulur di Lembur Hadirkan Bakti Sosial dan Pelayanan Publik
Rapat Paripurna DPRD, Raperda Perubahan APBD 2026 Resmi Disepakati

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Upacara Peringatan HUT Ke-81 TNI Tingkat Kabupaten Sukabumi Tahun 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Pemerintah Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat HUT ke 81 TNI 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Raperda APBD 2027 Dibahas, Pemkab Sukabumi Tekankan Efisiensi dan Manfaat Anggaran

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Selamat Hari Kesaktian Pancasila 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sukabumi Ajak Perkuat Persatuan dan Kesatuan

Berita Terbaru

Daerah

Selamat Hari Kesaktian Pancasila 2026

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:12 WIB