Ratusan Crosser ikuti Open Grasstrack Sukabumi Ngabumi

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 09:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMITERKINI – Ratusan crosser dari berbagai daerah mengikuti kejuaraan Open Grasstrack Sukabumi Ngabumi 2024, di Sirkuit DTX Manangel Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu, 31 Agustus 2024. Ajang tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman.

Terdapat 30 kelas yang disediakan dalam Open Grasstrack Sukabumi Ngabumi, mulai dari kelas lokal hingga kelas open. Puluhan kelas yang tersedia di ajang ini diikuti sebanyak 600 peserta dari berbagai provinsi, seperti provinsi Jawa Barat, Banten, Jakarta, hingga Lampung dan Papua.

Olahraga otomotif ini digelar pada 31 Agustus sampai 1 September 2024 dengan menghadirkan crosser cilik berusia 14 tahun yang sukses meraih prestasi di ajang motocross nasional, dia adalah M Athar Al Ghifari atau ‘Si Anak Ajaib.

Sekadar informasi Sirkuit Manangel Palabuhanratu memiliki panjang lintasan 1.200 meter dengan 13 tikungan tajam dan sepuluh titik jumping.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H Ade Suryaman mengatakan, Grasstrack Sukabumi Ngabumi Tahun 2024 merupakan satu diantara agenda peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke 154. Ajang tersebut bertujuan untuk melahirkan atlet-atlet muda grasstack di Kabupaten Sukabumi yang berprestasi, berbakat dan profesinal di bidangnya.

Apalagi dalam ajang ini menghadirkan bintang tamu yang sukses meraih prestasi di ajang motocross nasional. Oleh karena itu, kehadirannya tersebut harus menjadi pematik lahirnya atlet baru di Kabupaten Sukabumi.

Selain ajang pencarian bibit atlet motocros, kata Sekda, olahraga ini pun sangat berdampak positif terhadap peningkatan prekonomian dan pertumbuhan pariwisata di Kabupaten Sukabumi.

“Semoga ini dapat memberikan kontribusi yang kuat dalam upaya pembangunan sektor pariwisata dan sektor UMKM di Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.

Sekda optimistis akan lebih konsen mendorong olahraga otomotif di Kabupaten Sukabumi, karena olahraga ini sangat berdampak besar terhadap kemajuan daerah.

“Kita akan dorong olahraga otomotif Kabupaten Sukabumi menjadi agenda rutin tahunan sehingga akan kita masukan dalam kalender HJKS ke depan,”pungkasnya.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia Penyelenggara Handi Rosandi menambahkan, pihaknya akan terus mengembangkan olahraga otomotif sebagimana harapan pemerintah daerah untuk melahirkan atlet muda motocross dan pertumbuhan pariwisata di Kabupaten Sukabumi.

“Acara ini diinisiasi oleh Rumah Makan Baraya dalam rangka memeriahkan HJKS ke 154. Semoga acara ini bisa masuk dalam kalender event tahun Kabupaten Sukabumi,” singkatnya

Juara pertama Open Grasstrack Sukabumi Ngabumi 2024 akan mendapatkan uang tunai senilai Rp 100 juta rupiah.

Di sela-sela kesempatan tersebut dilakukan penyerahan penghargaan Sukabumi Ngabumi oleh Sekda Kabupaten Sukabumi kepada B2Speed (pengelola Sirkuit DTX Manangel) dan Rumah Makan Baraya (penyelenggaraan event).

Berita Terkait

Bupati Sukabumi Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Dorong Akses dan Aktivitas Ekonomi Warga
Polres Sukabumi Sita Puluhan Ribu Obat Berbahaya dan Ribuan Botol Miras, 19 Pelaku Diamankan
Angka Stunting Terus Menurun, Pemkab Sukabumi Bidik Prevalensi hingga 12,5 Persen
Pelantikan 327 Pejabat Jadi Langkah Pemkab Sukabumi Perkuat Birokrasi dan Pelayanan Publi
Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya Jadi Perhatian DPR RI, Pemkab Pastikan Pemulihan Berkelanjutan
AKBP Benny Cahyadi Resmi Jabat Kapolres Sukabumi, Lanjutkan Pengabdian untuk Masyarakat
Bupati Sukabumi Sambut Kapolres Baru, Perkuat Sinergi Demi Keamanan dan Pembangunan
Wabup Sukabumi Buka Syukuran Hari Nelayan ke-69, Tegaskan Pentingnya Melestarikan Warisan Budaya

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bupati Sukabumi Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Dorong Akses dan Aktivitas Ekonomi Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Polres Sukabumi Sita Puluhan Ribu Obat Berbahaya dan Ribuan Botol Miras, 19 Pelaku Diamankan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:14 WIB

Angka Stunting Terus Menurun, Pemkab Sukabumi Bidik Prevalensi hingga 12,5 Persen

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Pelantikan 327 Pejabat Jadi Langkah Pemkab Sukabumi Perkuat Birokrasi dan Pelayanan Publi

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:12 WIB

Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya Jadi Perhatian DPR RI, Pemkab Pastikan Pemulihan Berkelanjutan

Berita Terbaru