Kasus Penusukan Ponakan Oleh Paman Di Sukabumi, Motif Belum Terungkap

Kamis, 22 Januari 2026 - 03:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Paman di Sukabumi ini sungguh keterlaluan. Keponakan sendiri tega-teganya ditusuk. Akibat perbuatannya kini dia harus meringkuk di tahanan Polres Sukabumi.

Peristiwa terjadi Minggu 18 Januari 2026 sekitar pukul 12.00 Wib di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Pelaku AS (55) diringkus Selasa 20 Januari 2026 setelah melarikan diri usai menusuk  Jaenudin, keponakannya.

Kapolres Sukabumi AKBP Samian membenarkan telah mengamankan AS, setelah dilakukan pengejaran usai mendapat laporan masyarakat.

“Pelaku berinisial AS sudah kami amankan, setelah dilakukan pengejaran secara intensi, sejak laporan diterima,” ucap Kapolres Samiam di Mapolres Sukabumi, Rabu 21 Januari 2026.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi AKP Hartono menerangkan kronologi peristiwa penusukan terjadi pada Minggu 18 Januari 2026, sekitar pukul 12.00 Wib.

Insiden berlangsung di depan rumah seorang warga Kampung Cibelender, Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan. “Hubungan mereka (korban dan pelaku) paman dan keponakan,” kata Hartono.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku mendatangi korban yang saat itu sedang berada dilokasi TKP, dan langsung menusukkan senjata tajam ke tubuh korban sebanyak satu kali.

Tusukan ini mencederai bagian perut sebelah kiri atau area rusuk korban. Setelah selesai melakukan penusukan, pelaku AS melarikan diri ke wilayah Kecamatan Ciemas karena takut menjadi sasaran amuk massa.

Berkat bantuan keluarga, pelaku diamankan tanpa perlawanan. Sampai saat ini, korban masih menjalani perawatan secara intensif di RSUD Palabuhanratu.

Pihak rumah sakit masih melakukan observasi lanjutan, termasuk rencana pemeriksaan CT Scan untuk memastikan kondisi organ dalam akibat luka tusuk.

Sementara itu pelaku AS sudah menjalani pemeriksaan serta mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku. Polisi belum mengungkap motif aksi kekerasaan tersebut.

Berita Terkait

Bupati Sukabumi Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Dorong Akses dan Aktivitas Ekonomi Warga
Polres Sukabumi Sita Puluhan Ribu Obat Berbahaya dan Ribuan Botol Miras, 19 Pelaku Diamankan
Angka Stunting Terus Menurun, Pemkab Sukabumi Bidik Prevalensi hingga 12,5 Persen
Pelantikan 327 Pejabat Jadi Langkah Pemkab Sukabumi Perkuat Birokrasi dan Pelayanan Publi
Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya Jadi Perhatian DPR RI, Pemkab Pastikan Pemulihan Berkelanjutan
AKBP Benny Cahyadi Resmi Jabat Kapolres Sukabumi, Lanjutkan Pengabdian untuk Masyarakat
Bupati Sukabumi Sambut Kapolres Baru, Perkuat Sinergi Demi Keamanan dan Pembangunan
Wabup Sukabumi Buka Syukuran Hari Nelayan ke-69, Tegaskan Pentingnya Melestarikan Warisan Budaya

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bupati Sukabumi Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Dorong Akses dan Aktivitas Ekonomi Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Polres Sukabumi Sita Puluhan Ribu Obat Berbahaya dan Ribuan Botol Miras, 19 Pelaku Diamankan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:14 WIB

Angka Stunting Terus Menurun, Pemkab Sukabumi Bidik Prevalensi hingga 12,5 Persen

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Pelantikan 327 Pejabat Jadi Langkah Pemkab Sukabumi Perkuat Birokrasi dan Pelayanan Publi

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:12 WIB

Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya Jadi Perhatian DPR RI, Pemkab Pastikan Pemulihan Berkelanjutan

Berita Terbaru