Zainul Munasichin Tekankan Pentingnya Perencanaan Keluarga untuk Kendalikan Pertumbuhan Penduduk Dengan Program Bangga Kencana

Sabtu, 29 November 2025 - 12:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, menegaskan pentingnya perencanaan keluarga dalam upaya mengendalikan pertumbuhan penduduk dan mewujudkan pembangunan keluarga yang berkualitas. Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan sosialisasi bersama mitra kerja di Hotel Laska & Resort di Desa Girimukti kecamatan Ciemas Pelabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi,Kamis 27 November 2025

Dalam sambutannya, Zainul Munasichin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir, di antaranya Deputi KBKR Kemendukbangga Bapak Wahidin, perwakilan BKKBN Jawa Barat Hendra Kurniawan, perwakilan DPPKB Kabupaten Sukabumi Feri Budiman, Kepala Desa Girimukti selaku tuan rumah, serta seluruh masyarakat Sukabumi yang mengikuti kegiatan tersebut.

Zainul menjelaskan bahwa Komisi IX DPR RI memiliki tujuh mitra kerja, termasuk Kemendukbangga/BKKBN dan Badan Gizi Nasional (BGN). Ia juga mengulas perubahan kelembagaan BKKBN yang kini berekspansi menjadi kementerian, yakni Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga). Perubahan ini dilakukan karena adanya perhatian khusus pemerintah terhadap isu kependudukan dan pembangunan keluarga.

“Concern utama Kemendukbangga adalah mengendalikan pertumbuhan penduduk sekaligus membangun kualitas keluarga di Indonesia,” ujar Zainul.

Saat ini, lanjutnya, rasio pertumbuhan penduduk berada pada angka 2,1, yang berarti satu pasangan rata-rata melahirkan dua anak. Menurutnya, pemerintah tidak melarang masyarakat untuk memiliki keturunan, namun mendorong agar kelahiran direncanakan dengan baik, termasuk pengaturan jarak kelahiran.
Ia juga menekankan pentingnya usia ideal dalam memulai pernikahan, yakni 21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki. Usia ini dinilai lebih matang secara fisik maupun mental berdasarkan hasil survei dan kajian ilmiah.

“Dengan pernikahan di usia ideal dan perencanaan yang baik, diharapkan akan lahir generasi yang sehat, berkualitas, dan mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bupati Sukabumi Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Dorong Akses dan Aktivitas Ekonomi Warga
Polres Sukabumi Sita Puluhan Ribu Obat Berbahaya dan Ribuan Botol Miras, 19 Pelaku Diamankan
Angka Stunting Terus Menurun, Pemkab Sukabumi Bidik Prevalensi hingga 12,5 Persen
Pelantikan 327 Pejabat Jadi Langkah Pemkab Sukabumi Perkuat Birokrasi dan Pelayanan Publi
Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya Jadi Perhatian DPR RI, Pemkab Pastikan Pemulihan Berkelanjutan
AKBP Benny Cahyadi Resmi Jabat Kapolres Sukabumi, Lanjutkan Pengabdian untuk Masyarakat
Bupati Sukabumi Sambut Kapolres Baru, Perkuat Sinergi Demi Keamanan dan Pembangunan
Wabup Sukabumi Buka Syukuran Hari Nelayan ke-69, Tegaskan Pentingnya Melestarikan Warisan Budaya

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bupati Sukabumi Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Dorong Akses dan Aktivitas Ekonomi Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Polres Sukabumi Sita Puluhan Ribu Obat Berbahaya dan Ribuan Botol Miras, 19 Pelaku Diamankan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:14 WIB

Angka Stunting Terus Menurun, Pemkab Sukabumi Bidik Prevalensi hingga 12,5 Persen

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Pelantikan 327 Pejabat Jadi Langkah Pemkab Sukabumi Perkuat Birokrasi dan Pelayanan Publi

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:12 WIB

Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya Jadi Perhatian DPR RI, Pemkab Pastikan Pemulihan Berkelanjutan

Berita Terbaru