Prabowo Komitmen Ambil Tanggung Jawab Penuh Atas Layanan Whoosh

Sabtu, 15 November 2025 - 00:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto telah mengambil sikap tegas terkait polemik yang mengiringi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh.

Ia menyatakan secara lugas bahwa pemerintah, di bawah kepemimpinannya, memikul seluruh tanggung jawab atas kelangsungan dan operasional proyek infrastruktur strategis tersebut.

Dalam sebuah kesempatan resmi, Prabowo meminta semua pihak untuk menghentikan perdebatan seputar isu kerugian finansial dan pinjaman Whoosh.

Menurutnya, proyek ini telah melalui serangkaian kajian dan perhitungan yang mendalam, sehingga dinilai aman dan tidak menciptakan masalah serius bagi negara.

Inti dari pernyataan Presiden Prabowo adalah sebagai berikut:

  • Penerimaan Tanggung Jawab: Presiden menegaskan, “Saya tanggung jawab itu Whoosh semuanya,” sebuah langkah yang bertujuan meredakan kekhawatiran masyarakat dan menepis berbagai kritik yang ditujukan pada megaproyek ini.
  • Prioritas pada Pelayanan Publik: Prabowo menekankan bahwa proyek layanan transportasi umum seperti Whoosh tidak seharusnya diukur hanya dari aspek untung rugi secara murni. Ia mencontohkan bahwa di banyak negara, angkutan publik, termasuk kereta api, lazim menerima subsidi dari negara (seperti Skema Kewajiban Pelayanan Publik atau PSO) karena manfaatnya yang sangat besar bagi rakyat.
  • Dukungan Penuh kepada KAI: Presiden memberikan arahan serta jaminan penuh kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) agar tidak perlu risau. KAI diminta fokus pada tugas utama melayani publik, sebab persoalan pengelolaan dan pembiayaan Whoosh akan ditangani sepenuhnya oleh pemerintah.
  • Penegasan Perhitungan Matang: Ia membantah keras anggapan miring tentang kualitas Whoosh, menyatakan bahwa “Indonesia bukan negara sembarang kita hitung tidak ada masalah.” Hal ini mengindikasikan bahwa pembangunan Whoosh didasarkan pada perencanaan yang cermat dan teliti.
  • Penolakan Politisasi Proyek: Prabowo juga memperingatkan agar Whoosh tidak dijadikan komoditas politik atau dimanfaatkan untuk kepentingan sesaat. Proyek ini merupakan investasi jangka panjang yang ditujukan untuk kepentingan seluruh bangsa.

Sikap Presiden ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah terhadap pengembangan Whoosh sebagai bagian penting dari modernisasi sistem transportasi di Indonesia.

Pemerintah akan terus mengupayakan skema pembiayaan yang optimal, termasuk kemungkinan memanfaatkan dana dari pengembalian kerugian negara akibat kasus korupsi, demi memastikan Whoosh dapat terus beroperasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Berita Terkait

Sukabumi Mulai Bangun Puluhan Koperasi Desa Merah Putih
Bupati Asep Japar : Desa Wisata Bukan Sekadar Destinasi, Tapi Pemberdayaan Masyarakat
Penegakan Perda Harus Tegas dan Humanis, Pesan Bupati untuk Satpol PP
Selamat Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026
Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026
Selamat Hari Kartini 21 April 2026
Wabup Sukabumi Terima Kunjungan Silla University Korsel, Buka Peluang Studi ke Korea Selatan
Menkeu Purbaya Berantas Praktik Under-Invoicing

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 06:09 WIB

Sukabumi Mulai Bangun Puluhan Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:48 WIB

Bupati Asep Japar : Desa Wisata Bukan Sekadar Destinasi, Tapi Pemberdayaan Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:47 WIB

Penegakan Perda Harus Tegas dan Humanis, Pesan Bupati untuk Satpol PP

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:00 WIB

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:23 WIB

Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026

Berita Terbaru

Daerah

DPRD Kab Sukabumi Mengucapkan Hari Pramuka Ke 65

Jumat, 14 Agu 2026 - 03:43 WIB