Lewat Festival Kopi 2025, Pemkab Sukabumi Perkuat Rantai Nilai Industri Kopi Daerah

Kamis, 13 November 2025 - 10:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Sukabumi mendorong penguatan ekonomi daerah berbasis komoditas kopi melalui Festival Kopi Sukabumi 2025 yang digelar di Gedung Promosi dan Pusat IKM, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kamis (13/11/2025).

Festival bertajuk Ngopi Berkah (Ngobrol Perdagangan Jeung Perindustrian Anu Berkualitas Pikeun Ekonomi Rahayat Ajeg Tur Hade) itu menghadirkan 20 pelaku industri kecil dan menengah (IKM) kopi dari berbagai kecamatan.

 

 

Acara dibuka oleh Bupati Sukabumi H Asep Japar, dan dihadiri Wakil Bupati Sukabumi H Andreas, unsur Forkopimda, Forkopimcam, serta tamu undangan lainnya.

Bupati Sukabumi H Asep Japar mengatakan, potensi agraria Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu penopang produksi kopi di Jawa Barat. Saat ini terdapat lebih dari 1.000 hektar lahan kopi arabika yang tersebar di wilayah seperti Gegerbitung, Sukaraja, Kadudampit, dan Kabandungan.

“Kopi arabika Sukabumi tumbuh di ketinggian ideal antara 1.000-1.400 mdpl, terutama di lereng Gunung Gede dan Halimun. Kondisi ini menghasilkan cita rasa khas yang berpotensi menjadi kopi specialty grade,” ujar Bupati. 

Untuk memperkuat pasar domestik, Bupati menginstruksikan seluruh instansi dan BUMD di Sukabumi agar menggunakan kopi lokal dalam kegiatan resmi, rapat, maupun jamuan tamu. Selain itu, juga mengajak sektor swasta agar menjadikan produk kopi lokal sebagai bagian dari rantai pasok perusahaan.

“Dukungan nyata dari pemerintah dan swasta akan menciptakan efek berganda bagi ekonomi kerakyatan. Ini bukan hanya soal kopi, tetapi soal kemandirian ekonomi daerah,” tegasnya.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni, menambahkan bahwa konsumsi kopi nasional yang terus meningkat membuka peluang besar bagi pelaku IKM.

Jika konsumsi kopi per kapita nasional naik dari 1 kilogram pada 2013 menjadi 1,8 kilogram pada 2023, maka permintaan dalam negeri akan terus bertumbuh. 

“Ini kesempatan bagi Sukabumi untuk memperluas pasar dan meningkatkan kualitas produk,” pungkasnya 

Festival ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Sukabumi memperkuat rantai nilai industri kopi dari hulu ke hilir, sejalan dengan tren peningkatan ekspor kopi Indonesia ke pasar global.

Acara puncak ditandai dengan penekanan mesin espresso oleh Bupati Sukabumi sebagai simbol pembukaan resmi. 

Dalam kesempatan itu, Pemkab Sukabumi juga menyerahkan penghargaan bagi pelaku IKM dan cita rasa kopi terbaik tahun ini.

Berita Terkait

Upacara Peringatan HUT Ke-81 TNI Tingkat Kabupaten Sukabumi Tahun 2026
Pemerintah Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat HUT ke 81 TNI 2026
Raperda APBD 2027 Dibahas, Pemkab Sukabumi Tekankan Efisiensi dan Manfaat Anggaran
Selamat Hari Kesaktian Pancasila 2026
Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sukabumi Ajak Perkuat Persatuan dan Kesatuan
Buka Festival Bonsai di Jampangtengah, Bupati: Bonsai Berpotensi Dukung Ekonomi Kreatif dan Pariwisata
Ngalongok Dulur di Lembur Hadirkan Bakti Sosial dan Pelayanan Publik
Rapat Paripurna DPRD, Raperda Perubahan APBD 2026 Resmi Disepakati

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Upacara Peringatan HUT Ke-81 TNI Tingkat Kabupaten Sukabumi Tahun 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Pemerintah Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat HUT ke 81 TNI 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Raperda APBD 2027 Dibahas, Pemkab Sukabumi Tekankan Efisiensi dan Manfaat Anggaran

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Selamat Hari Kesaktian Pancasila 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sukabumi Ajak Perkuat Persatuan dan Kesatuan

Berita Terbaru

Daerah

Selamat Hari Kesaktian Pancasila 2026

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:12 WIB