Bupti Letakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Penyintas Bencana Di Pelabuhanratu

Selasa, 14 Oktober 2025 - 12:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ST.Com// Bupati Sukabumi H Asep Japar meletakkan batu pertama pembangunan rumah panggung bagi warga terdampak bencana di Kecamatan Palabuhanratu, Selasa (14/10/2025). Peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis di Kampung Gumelar RT 02 RW 22, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program bantuan perumahan bagi korban bencana, terutama pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sukabumi, kami berterima kasih kepada pemerintah pusat dan provinsi yang telah membantu masyarakat kami yang terdampak banjir bandang sejak Maret lalu,” ujarnya

Beliau berharap pembangunan rumah panggung tersebut bisa berjalan lancar dan selesai tepat waktu, agar warga segera bisa menempatinya.

“Mudah-mudahan pembangunannya berjalan sesuai rencana dan segera bisa dihuni oleh masyarakat penerima manfaat,” harapnya.

Camat Palabuhanratu, Doni Yudono, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pembangunan rumah panggung pasca bencana yang diusulkan beberapa bulan lalu. Ia menyebut, di lokasi pembangunan ini sebelumnya menjadi salah satu area terdampak banjir bandang yang cukup parah.

“Di titik ini dulu ditemukan almarhumah Ibu Santi dan bayinya. Saat itu juga lokasi ini dikunjungi oleh Wakil Presiden RI,” ungkapnya.

Berkat dukungan Bupati Sukabumi, kata Doni, wilayah Palabuhanratu mendapatkan alokasi 20 unit rumah dari total 75 unit yang diusulkan ke Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Provinsi Jawa Barat.

“Setiap unit rumah dibangun diatas tanah seluas 24,57 meter persegi dan konsep rumah panggung,” terangnya.

Untuk 20 unit rumah tersebar di tiga ke RW-an diantaranya RW 08 sebanyak 18 unit, RW 02 satu unit, dan RW 22 satu unit.

Pelaksanaan proyek dilakukan oleh kelompok masyarakat (Pokmas) agar proses pembangunan lebih partisipatif dan sesuai kebutuhan warga.

“Kami bersyukur pekerjaan ini dipercayakan kepada Pokmas. Semoga berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” kata Camat.

Camat menambahkan, dari 75 rumah yang diajukan, baru 20 unit yang disetujui oleh provinsi, sementara sisanya masih menunggu regulasi dan alokasi anggaran tahap berikutnya.

“Kalau tahun ini berjalan baik, mudah-mudahan tahun depan bisa dianggarkan lagi,” ujarnya.

Berita Terkait

Bupati Sukabumi Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Dorong Akses dan Aktivitas Ekonomi Warga
Polres Sukabumi Sita Puluhan Ribu Obat Berbahaya dan Ribuan Botol Miras, 19 Pelaku Diamankan
Angka Stunting Terus Menurun, Pemkab Sukabumi Bidik Prevalensi hingga 12,5 Persen
Pelantikan 327 Pejabat Jadi Langkah Pemkab Sukabumi Perkuat Birokrasi dan Pelayanan Publi
Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya Jadi Perhatian DPR RI, Pemkab Pastikan Pemulihan Berkelanjutan
AKBP Benny Cahyadi Resmi Jabat Kapolres Sukabumi, Lanjutkan Pengabdian untuk Masyarakat
Bupati Sukabumi Sambut Kapolres Baru, Perkuat Sinergi Demi Keamanan dan Pembangunan
Wabup Sukabumi Buka Syukuran Hari Nelayan ke-69, Tegaskan Pentingnya Melestarikan Warisan Budaya

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bupati Sukabumi Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Dorong Akses dan Aktivitas Ekonomi Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Polres Sukabumi Sita Puluhan Ribu Obat Berbahaya dan Ribuan Botol Miras, 19 Pelaku Diamankan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:14 WIB

Angka Stunting Terus Menurun, Pemkab Sukabumi Bidik Prevalensi hingga 12,5 Persen

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Pelantikan 327 Pejabat Jadi Langkah Pemkab Sukabumi Perkuat Birokrasi dan Pelayanan Publi

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:12 WIB

Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya Jadi Perhatian DPR RI, Pemkab Pastikan Pemulihan Berkelanjutan

Berita Terbaru